Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label MAKUL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAKUL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 April 2010

PO BAB 4

PO BAB 4 KERJA SAMA TIM

A.kelompok kerja (work group)= kelompok yg brinteraksi terutama utk brbagai informasi dan mmbuat brbagai kputusan utk mbantu stp anggota brkrja ddalam area tanggung jwb,dan klompok krj tdk mpunyai kbutuhan dlm krj kolektif dg krj sama.
B.Tim kerj= usaha2 individual mreka mghasilkan satu tngkat kinerja yg lbh tnggi drpada jumlah masukan individual serta mghasilkan sinergi positif yg terkoordinasi.
C.jenis2 tim
1.tim penyelesai masalah (problem solving team)
2.tim kerja yang mengelola diri sendiri adalah terdiri dr 10 sd 15 karyawan yg mlakukan pkrjaan yg sgt ber.hub dan memikul tngung jwb yg byk dr para pekerja.
D.Faktor yg kontekstual yg ber.hub dg krj sama tim:
1.sumber yg mamadai
2.kepemimpinan dan struktur
3.suasana kepercayaan
E.mengalokasikan peran
kita bisa mngidentifikasikan 9 peran tim yg potensial antara lain:
penghubung,pencipta,promotor,penilai,organisator,produsen,pengontrol,pemelihara,penasihat
F.PROSES
1.tujuan umum
2.tujuan khusus
3.efektifitas tim
4.tingkat konflik
H.Membuat pemain tim
1.seleksi
2.pelatihan
3.penghargaan

Minggu, 04 April 2010

PRILAKU ORGANISASI

BAB 3
Teori2 motivasi zaman dahulu
a.hierarki teori kebutuhan
-fisiologis:rasa lapar,haus,berlindung,seksual dll
-rasa aman
-penghargaan
b.teori X dan Y
bahwa pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan cnderung membntuk prilaku thd karyawan
c.teori dua faktor teori yg meng.hub kan fakto2 intrinsik dg kepuasan krj
2.teori motivasi kontemporer
a.teori kbutuhan McClelland
bhwa pncapain,kekuatan dan hub. Adlh tiga kebuuhn ptg yaitu=kebutuhan pencapaian,kebutuhan kekuatan,kebutuhan hubungan.
B.teori evolusi kognitif
bhwa pmberian penghargaan2 ekstrinsik utt prilaku yg sblmumnya
c.teori penentuan tujuan=tujuan2 yg spesifik,sulit dg umpan balik
d.teori penguatan=perilalu merupakan sebuah fungsi
B.1 model karakteristik pekerjaan=keanekaragaman ketrmpilan,identitas tgs,arti tgs,otonomi
2.cara mnjdkn perkrjaan lbh mmtivasi=rotasi krj,peluasan krj,pngayaan krj
C.keterlibatan karyawan=proses partisipasi yg mgunakan masukan kryawan2

Sabtu, 03 April 2010

Pengantar ekonomi pembangunan

Tujuan pembangunan
  • bahwa negara itu tidak ada kemauan untukl membangun atau perkembangan ekonomi yang lambat.yaitu modal, sumber daya terbatas, dan jiwa penusaha kecil.
  • melakukan pembangunan
Masalah pembangunan ekonomi
1. Sebelum perang dunia 2 yaitu kurang memperhatikan pelaksanaan ekonomi pembangunan
  • saat itu negara masih terjajah
  • jika di bangun waktu itu maka hasilnya dibawa negara penjajah
  • saat itu ahli ekonomi barat baru memikirkan masalah ekonomi pembangunan dan pengangguran
  • negara maju akan memberikan bantuan ke negara berkembang
2. setelah perang dunia 2 yaitu perkembangan ekonomi antara negara maju dg negara berkembang sangat berbeda.
  • setelah merdeka pembangunan ekonomi berjalan lambat karena modal, tenaga ahli, dll
  • negara maju merupakan negara industri, sedangkan negara berkambang merupakan negara pertanian
  • pembanguna ekonomi dapat dilakukan apabila industri di kembangkan secara tepat
Masalah-masalah yang dihadapi ekonomi pembangunan
  • pertumbuhan ekonomi yang lambat
  • tingkat pengangguran
  • inflasi
  • neraca pembayaran selalu devisit
Sifat pembangunan ekonomi
  • perubahan atau proses yang terjadi secara terus-menerus
  • meningkatkan pendapatan nasional perkapita
  • tingkt pendapatan perkapita berlangsung dalam jangka panjang
Masalah menghitung pendapatan nasioinal
  • menentukan jenis kegiatan
  • kesalahan dalam menaksir pendapatan
  • nilai tukar : merubah nilai tukar pendapatan nasional kedalam mata uang suatu negara menjadi dollar ($)
TAHAP-TAHAP PERTUMBUHAN EKONOMI
Teori fostow :
a. masyarakattradisional :
  • perubahan : perubahan orientasi ekonomi, politik, sosial yang semula berada dalam koridor lingkungannya sekarang berorientasi keluar
  • mengubah pandangan masyarakat mengenai jumlah anak dalam keluarga
  • kegiatan penanaman modal
  • perubahan cara masyarakat dalam menentukan kedudukan 
  • perubahan dalam pandangan masyarakat
b. prasyarat untuk lepas landas
  • struktur masyarakat berkembang dalam fungsi produksi terbatas
  • cara hidup sangat dipengaruhi oleh pemikiran yang tidak rasional
  • tingkat produksi perkapital dan produktivitas kerja masih terbatas
  • struktur sosial bersifat herarkis
  • kegiatan polotik dipemerintahan terdapat sentralisasi
c. lepas landas

  • merubah atau merombak masyarakat tradisional 

d. gerakan kearah kedewasaan
  • struktur dan kegiatan tenaga kerja mengalami perubahan
  • sifat kepemimpinan dalam perusahaan juga mengalami perubahan 
  • masyarakat secara keseluruhan cepat jenuh apa yang diciptakan sektor industri
e. masa konsumsi tinggi : masyarakat perhatiannya lebih rendah menekankan dengan masalah konsumsi dan kesejahteraan bukan masalah produksi
  • memperbesar kekuasaan dan pengaruh tersebut keluar negeri
  • menciptakan kemakmuran kepada penduduknya
  • mempertinggi tingkat masyarakat diatas konsumsi

Jumat, 02 April 2010

MANAJEMEN OPRASIONAL

METODE PENGENDALIAN PERSEDIAAN
A. EOQ dasar
ket :
D ; permintaan dalam 1 thn
d ; permintaan / hari
L ; lead time
Q ; persediaan optimal
S ; biaya pesan
H ; biaya simpan

Rumus
  • titik pemesanan kembali (R.O.P) = d x L
  • EOQ (Q optimal) = akar dari ( 2SD/H)
  • B. persediaan tahunan total pada EOQ (TC) = S x D/Q + H x Q/2
  • jumlah yang dipesan kembali = D/Q
contoh:
permintaan produk/thn 250.000 unit. diket. 1 thn =250 hr kerja. b.  penyimpanan Rp, 50/unit/th. b. pemesanan Rp 35.000/order. supplay memerlukan waktu 10 hari u/ pengiriman.
diket :
D= 250.000
H= Rp 50 /unit/th
S= Rp 35.000 / order
1 thn = 250 hari kerja
d= 250.000 / 250 = 1000 unit
lead time = 10 hari
a. R.O.P = d x L = 1.000 x 10 = 10.000 unit
b. Q optimal =akar dari 2 x 35.000 x 250.000/50
Q optimal = 18.708 unit
c. TC = 35.000 x (250.000/18.708)  + 50 x (18.708/2) = Rp 935.400

d. jmlh yg dipesan kembali = 250.000/18.708 = 13.37

B. EOQ "back order"

RUMUS :
  • EOQ (Q optimal) = akar 2SD/H x akar H+B/B
  • I = akar 2SD/H x akar B/(H+B)
  • TC = H x Ikuadrat /2Q + SxD/Q + B (Q-1)kuadrt/2Q
ket
B : backorder cost
I : surplus persediaan
contoh :
diket :
D = 250.000 unit/th
H = Rp 50/unit/th
S= Rp 35.000 / order
B= Rp 150 / unit
a. Q optiml = akar 2(35.000)(250.000)/50 x akar 50+150/150
                  = 18.708 x 1,1547 = 21.602
b. jumlah order/thn = 250.000/21.602 =11,57 kali
c. jmlah yg di pesan kembali= 18.708 x 0,866 = 16.202
    back order = Q-I=21.602 - 16.202 = 5.400 unit
d. biaya tahunan total (TC)= {50 x (16.202)kuadrt/2 x 21.602)} + {(35.000 x 11,57)} +
     {150 x    (5.400)kudrt/2x21.602} = 303.796 + 404.950 + 101.241 = Rp 809.987
e. di banding dg EOQ dasar
  •      biaya total  dg back order lebih kecil yaitu 809.987 dari 935.400
C. EOQ dg tngkat produksi terbatas

Contoh :
sebuah perusahaan momproduksi 500 kalkulator/hari selama 250 hari krja dlm setahun. mempunyai tingkat produksi 1.000 unit/hari. biaya simpan/unit Rp 500 /thn, b. penyimpanan mesin Rp 80.000.
a. Q optimal = akar 2SD/H x akar p/(p-d)
                    = akar 2 x 80.000 x 125.000/500  x  1.000/(1000-500)
                    = 6.324,56 x 1,414 = 8.942,92 unit
b. persediaan total/thn (TC) = H x Q/2 (p-d/p) + S x D/Q
c. lama produksi berjalan(tp) = Q= p x tp,   tp= Q/p
d. tingkat persediaan maksimum ( I )= Q-d x tp
e. bandingkan dengan EOQ dasar
Q= akar 2SD/H
kuantitas pesanan lebih rendah, bila tingkat produksi terbatas diabaikan dan TC lebih besar.
TC = H x Q/2 (p-d/p) + S x D/Q

Selasa, 30 Maret 2010

Ekonomi internasional

Terjadinya ekspor-impor secara persial yang di asumsikan 2 negara A&B
  • di negara A pada waktu hrg suatu barang Rp 100 per unit dan jumlah barang 250 unit mencapai titik equilibrium (E). namun pada waktu harga naik Rp 200 perunit mengalami kelebihan jumlah suatu barang yang ditawarkan di dalam negri, yaitu sebesar 500 unit (600-100). kelebihan jumlah barang yang ditawarkan diekspor (SXa) ke negara  B
  • di negara B, pada waktu harga suatu barang Rp 300 perunit dan jumlah suatu barang 250 unit mencapai titik equilibrium (E). namun pada waktu harga turun menjadi Rp 200 perunit mengalami kelebihan jumlah barang yang diminta di dalam negri, yaitu sebesar 500 unit (600-100). untuk memenuhi kebutuhan di dalam negri maka negara B melakukan impor ke negara A.
Ada dua komsumen yaitu 1&2, ada dua barang X dan Y
  • konsumen 1 mengkonsumsi barang X sebesar OX1 dan barang Y sebesar OY1, mengkonsumsi seluruh barang (X1 dan Y1) yang dimiliki dapat ditunjukkan dengan kurva IC1
  • konsumen 2 mengkonsumsi barang X sebesar OX2 dan barang Y sebesar OY2, mengkonsumsi seluruh barang (X2 dan Y2) yang miliki dapat ditunjukkan dengan kurva IC2.
  • titik A menunjukkan posisi konsumsi dari kedua konsumen bila masing-masing mengkonsumsikan seluruh barang yang dimilikinya.
  • titik B menunjukkan konsumen 1 memperoleh tingkat kepuasan yang lebih tinggi, demikian juga dengan konsumen 2.
  • titik D menunjukkan konsumen 1 memperoleh semua manfaat dari pertukaran yaitu kepuasannya naik semula IC1 menjadi IC1".
  • titik E menunjukkan konsumen 2 memperoleh semua manfaat (keuntungan) dari pertukaran yaitu kepuasannya naik semula IC2 menjadi IC2"
  • jalur titik EBD disebut dengan jalur kontrak artinya salah satu titik dari kurva kontrak yang akan disetujui oleh kedua belah pihak untuk suatu kontrak tukar-menukar.

Lembaga ekonomi keuangan syariah

 BAB 1
  • Konsep konprehenship bermakna aturan menyeluruh yang merangkum berbagai espek kehidupan baik berdimensi keyakinan (akidah), ritualitas penghambaan diri (ubudiah) dan aspek sosial yaitu muamalah, muasyarah dan ahlak.
  • Landasan hukum leks
          1. Al Qur'an
          2. As sunnah
BAB 3
  • konsep dasar LEKS  
BAB 4

produk pembiayaan LEKS
  • Al Mudhorobah : kontrak yang melibatkan antara dua kelompok, yaitu pemilik modal yang mempercayakan modalnya kepada pengelola untuk digunakan dalam aktivitan perdagangan.
  • Al Musyarokah : merupakan bentuk kedua dari penarapan prinsip bagi hasil yang di praktekkan dalam sistem perbankan islam.
  • Pembiayaan Al muzaro'ah dan AL mukhobaroh : Al muzaro'ah : kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap, dimana benih tanamannya berasal dari petani,sedangkan pemilik lahan memberi lahannya, dengan bagian imbalan dari hasil penen. Al mukobaroh :  kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dan penggarap, dimana benih tanam berasal dari pemilik lahan, pemilik memberi lahan pertanian kepada penggarap untuk di tanami dan di pelihara dengan imbalan bagian tertentu dari hasil panen.
  • transaksi Al musaqqoh : bentuk yang lebih sederhana dari al muzaro'ah dimana penggarap hanya bertanggungjawab atas penyiraman dan memilihara sebagai imbalan si penggarap berhak atas nisbah dari hasil panen.

Fungsi dan tujuan LEKS
  • menerapkan transaksi keuangan dan ekonomi secara syariah
  • pembinaan kebiasaan menabung shg terhindar dari sifat boros
  • pemupukan dana di negara-negara islam untuk di salurkan kepada umat islam yang lemah
  • larangan bunga pada setiap transaksi ekonomi atau keuangan
  • menjadi patner terhadap tegaknya dakwah islamiah
Perbedaan LEK dan LEKS

LEK
  • menerapkan bunga sbg harga terhadap produk baik simpanan maupun pinjaman
  • orientasi profit dan tidak mengenal halal haram
  • hubungan dengan nasabah berprinsip kreditur-debitur
  • tidak terdapat produk atau transaksi kemanusiaan atau sosial

LEKS
  • tidak menerapkan bunga sbg harga terhadap produk
  • orientasi ridho Allah SWT dan menerapkan prinsip halal, keadilan, amanah, dll
  • hubungan dengan nasabah berprinsip kemuliaan atau patnership
  • terdapat produk atau transaksi kemanusiaan atau sosial
 Produk atau transaksi ( Al Qordhul)
baitul maal adalah lembaga keuangan syariah yang berfungsi menunjang dakwah.

Pengertian  Al Qordhul hasan adalah pinjaman yang berfungsi sosial atau diberikan secara cuma-cuma untuk fakir-miskin dan golongannya (8 golongan)

Landasan Hukum atau Syar'i
  • At Taubah 103
  • An Nisa  77
  • At taubah  34-35
  • Al Baqorroh  201
  • Hadist-Hadis
Dasar syariat operasional :
  • Dana masuk : zakat, infak, sedekah
  • Dana keluar : 8 golongan
 Produk jual-beli
Landasan hukum jual-beli
  • Qs Al Baqorroh  275
  • Al Hadits
Jenis jual-beli
  • Al murabahah yaitu jual-beli secara angsuran
  • As salam yaitu jual beli dengan tunai
Aplikasi atau operasional
  • Rukun yaitu penjual, pembeli, barang,
  • syarat syah yaitu ukuran, berat, kadar.